INFO TRAINING PRIVAT HUBUNGI: BIMA (081 222 536 065), TEGUH (085 220 188 770)

TENTANG KAMI

INHC adalah komunitas yang dibentuk untuk menjadi wadah bagi siapa saja yang ingin bersama-sama mempelajari, mengembangkan, mengasah dan memperdalam ilmu Hipnoterapi dan NLP berlandaskan Al-Qur'an dan As Sunah.

INFORMASI TERBARU

Berikut informasi dari INHC yang bisa Anda simak.

  • Hukum Mempelajari Ilmu Hipnotis atau Hipnoterapi


    Apakah Ilmu Hipnotis atau Hipnoterapi diperbolehkan? - Untuk menjawab pertanyaan tersebut, marilah kita bersama-sama mengenal sejarah hipnotis itu sendiri. Ilmu Hipnoterapi diakui oleh WHO sebagai salah satu bagian dari terapi kejiwaan, yang prosesnya adalah memberi saran-saran positif dengan penuh konsentrasi (khusuk) maka standar kesembuhannya juga mengacu pada standar WHO dimana manusia dikatakan sehat jika telah baik secara fisik, mental, sosial dan SPIRITUAL.

    Hipnoterapi  dikembangkan oleh Milton H. Erickson sejak tahun 1950 dan diterima oleh Asosiasi Medis Amerika sebagai bagian dari ilmu jiwa dan tidak pernah mengajarkan untuk bekerjasama dengan jin dan sejenisnya. Jadi sangatlah berlebihan atau bisa menjadi fitnah jika hipnoterapi dikatakan sebagai ilmu klenik, perdukunan, sihir dan sebagainya.


    Ilmu hipnotis yang ada di masyarakat secara umum dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian, yaitu:



    1. Hipnotis Klasik

    Hipnotis klasik ialah kemampuan untuk menyelami lalu mempengaruhi pikiran orang lain atau bahkan diri sendiri yang diperoleh dengan berbagai metode yang sarat dengan upacara klenik, misalnya sesajian, membakar kemenyan, ramu-ramuan tertentu dan lainnya. Tidak diragukan perbuatan semacam ini bertentangan dengan syari’at islam, bahkan dapat menghantarkan pelakunya kepada jurang kesyirikan kepada Allah Ta’ala. Karena mungkin saja di antara ritual yang ia lakukan ialah dengan mengajukan korban atau sesajian kepada setan. Tentu perbuatan ini adalah syirik yang mengancam keislaman pelakunya.

    وَيَوْمَ يِحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُم مِّنَ الإِنسِ وَقَالَ أَوْلِيَآؤُهُم مِّنَ الإِنسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِيَ أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلاَّ مَا شَاء اللّهُ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَليمٌ

    Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin (syaitan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.” Lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia: “Ya Rabb kami, sesungguhnya sebahagian dari pada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami.” Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)” Sesungguhnya Rabbmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” (Qs. Al An’am: 128)

    Ulama’ ahli tafsir menjelaskan bahwa jin dan manusia saling memanfaatkan. Jin memanfaatkan manusia dengan sesajian yang dipersembahkan oleh manusia untuk mereka. Sebaliknya manusia memanfaatkan jin dengan mendapatkan berbagai layanan istimewa yang diberikan oleh jin kepada para penyembahnya. (At Tamhid Syarah Kitab At Tauhid 374)

    Akan tetapi bisa saja ramu-ramuan yang ia lakukan hanya sekedar kombinasi dedaunan yang aromanya dapat mempengaruhi akal sehat seseorang, misalnya daun ganja atau yang serupa, maka bila ini yang terjadi maka itu hanya sebatas perbuatan haram dan tidak sampai menjadikan pelakunya keluar dari keislaman.



    2. Hipnotis Moderen

    Hipnotis modern inilah yang sekarang ini banyak dikembangkan dan diajarkan oleh berbagai lembaga pelatihan di masyarakat. Hipnotis modern ini sejauh yang saja ketahui adalah pengembangan dan manajemen fungsi otak kanan dan otak kiri. Mereka menamakan otak kiri dengan pikiran sadar, sedangkan otak kanan dengan pikiran bawah sadar.

    Walau demikian melalui training dan pelatihan, seseorang dapat mengoptimalkan otak kanannya, sehingga dapat bekerja seimbang dengan otak kiri, sehingga bekerja di bawah kesadaran kita.

    Ilmuan zaman sekarang telah berhasil mengetahui pola kerja kedua otak manusia; kanan dan kiri. Mereka menjelaskan bahwa otak kiri berfungsi untuk memikirkan hal-hal yang bersifat logika, dan memiliki ciri senantiasa bekerja di bawah kesadaran kita. Sedangkan otak kanan, berfungsi sebagai penanggung jawab tentang segala yang berkaitan dengan rasa, seni, dan berfungsi sebagai bank data bagi berbagai data, kejadian, perasaan yang pernah dialami oleh manusia.

    Otak kanan biasanya bekerja di bawah kesadaran kita. Misalnya, semasa Anda duduk di bangku sekolah SD, SMP, lalu SMA, banyak memiliki teman. Akan tetapi bila sekarang ini, pada saaat Anda membaca tulisan ini, saya minta Anda menyebutkan 50 nama teman semasa SD, 50 teman semasa SMP, 50 teman semasa SMA, saya yakin Anda cukup kerepotan untuk menyebutnya. Akan tetapi sekedar Anda bertemu dan bertatap muka dengan mereka, Anda langsung ingat, bukan sekedar nama, bahkan berbagai pengalaman Anda dengannya spontan teringat, seakan-akan Anda kembali hidup pada masa lampau Anda. Bukankah demikian?

    Dimanakah data tentang teman-teman Anda itu tersimpan? Menurut para pakar, data-data itu tersimpan di otak kanan Anda, atau yang diistilahkan oleh para ahli hipnoterapi sebagai otak bawah sadar.

    Inilah yang dimanfaatkan oleh para hipnoterapi, mereka mengotak-atik kerja otak kanan dan kiri, serta berusaha memanfaatkan bebagai memori pahit atau manis yang pernah dialami oleh pasiennya. Yang demikian itu, karena sering kali penyakit yang menimpa seseorang disebabkan oleh trauma atau suatu persepsi tentang suatu hal yang kurang baik. Seorang praktisi hipnoterapi berusaha merubah peta pikiran pasiennya tentang kejadian yang menjadikanya trauma, atau menderita penyakit tersebut, atau mungkin juga berusaha memindahkan kerja otaknya dari yang sebelumnya terpusat pada otak kanan berpindah menjadi terpusat di otak kiri atau sebaliknya.

    Sebagai contoh: Bila Anda menderita penyakit maag, mungkin saja Anda menjadi takut untuk makan cabe, karena meyakini bahwa cabe dapat menyebabkan maag Anda kambuh. Atau bila Anda menderita hipertensi, mungkin Anda takut untuk makan sate kambing, karena Anda meyakini bahwa daging kambing dapat menjadikan darah tinggi Anda kambuh dan berakibal fatal. Bukankah demikian?

    Akan tetapi apa pendapat dan perasaan Anda, jika mengetahui bahwa kandungan vitamin C pada cabe melebihi kandungan buah-buahan berwarna kuning? Dan diyakini bahwa vitamin C membantu meningkatkan ketahanan tubuh dari serangan penyakit. Sebagaimana kandungan kolesterol pada daging kambing adalah yang paling rendah bila dibanding dengan daging sapi, onta, kerbau, dan kuda? Akankah Anda tetap menjauhi daging kambing dan tetap makan daging sapi?

    Demikianlah kira-kira gambaran singkat serta contoh sederhana tentang kerja hipnoterapi.

    Akan tetapi karena ilmu ini adalah hasil penelitian orang dan hingga kini terus dikembangkan oleh masyarakat luas, masing-masing dengan caranya sendiri-sendiri. Terlebih-lebih pada tataran prakteknya ilmu ini sering dihubung-hubungkan dengan mitos, atau ideologi atau tradisi masyarakat setempat, sebagai sarana untuk masuk ke dalam pikiran bawah sadar (memori otak kanan) pasien, akibatnya banyak ditemukan perbedaan dan bahkan mungkin saja hal-hal yang bertentangan dengan agama Islam, terlebih-lebih bila yang mengembangkan dan mempraktekkannya adalah orang kafir, atau orang yang tidak paham tentang prinsip-prinsip akidah agama Islam.

    Inilah yang menjadikan banyak ulama; mengharamkan ilmu ini. Kebanyakan ahli hipnoterapi tidak memahami akidah islam, sehingga pada prakteknya ia sering mengatakan atau melakukan hal-hal yang tidak selaras dengan agama Islam, inilah yang menjadikan banyak ulama’ sekarang mengharamkan hipnotis.

    Terlebih-lebih dalam ilmu hipnotis dikenal apa yang disebut dengan filter atas setiap “saran” atau bisikan atau masukan yang sampai kepada pikiran Anda. Dan filter ini beraneka ragam wujudnya, dimulai dari filter bahasa, ideologi, perasaan, tradisi, pola pikir dan lainnya. Mungkin saja pada tahapan ini seorang hipnoterapist dapat mengubah atau mempengaruhi ideologi Anda, guna menuntut Anda kepada keadaan yang ia inginkan.

    Misalnya: Agar dapat masuk ke pikiran bawah sadar (atau otak kanan) Anda mungkin saja seorang ahli hipnotis akan membisikkan kepada anda: bahwa malam jum’at kliwon adalah malam yang angker, dedemit bergentayangan, hantu yang penampilannya menyeramkan, bertaring besar, mata bersinar merah, berbulu lebat, berkuku tajam nan panjang, bersuara menggelegar, dan berbau busuk menyengat. Kata-kata ini sengaja ia gunakan guna membuka pintu pikiran bawah sadar Anda. Bila mendengar gambaran hantu yang begitu menyeramkan ini Anda berubah penampilan dan nampak ketakutan, berarti pintu pikiran bawah sadar anda telah terbuka lebar-lebar, selanjutnya ia dapat membisikkan berbagai “saran” atau kata-kata yang bertujuan mengendalikan pikiran dan syaraf dan tubuh Anda.

    Sebagai orang yang beriman, tentu Anda akan berkata ahli hipnotis diatas berbau klenik atau syirik, maka Andapun dapat menghukumi bahwa perbuatannya itu haram, atau syirik.

    Akan tetapi bila ahli hipnotisnya adalah orang yang bertauhid, maka ia dengan mudah mengubah kata-kata diatas. Misalnya, coba Anda bayangkan: malaikat pencabut nyawa sekarang ini telah berada diatas kepala anda, penampilannya menyeramkan, suaranya menggelegar bagaikan petir, dan dibelakangnya telah berbaris para malaikat yang membawa kain dari neraka yang sangat kasar, berbau busuk menyengat. Selanjutnya malaikat maut menghardik Anda: “Wahai jiwa yang buruk, keluarlah engkau menuju kepada kebencian dan kemurkaan Allah.

    Tentu mendengar ucapan yang demikian, Anda sebagai seorang mukmin, akan berkata: “Ini adalah ucapan yang benar dan tidak masalah, sehingga praktek hipnoterapi yang ia lakukanpun tidak ada yang perlu dipermasalahkan.”

    Permisalannya sama dengan ilmu Kung Fu, ada yang mengembangkannya sebatas kemahiran gerak tangan, kaki dan refleks, dan tidak jarang yang disertai dengan sulap atau magic, sehingga hasil dan hukumnya pun berbeda. Inilah yang mendasari banyak ulama’ dahulu mengharamkan Kung Fu, akan tetapi sekarang, seakan fatwa haram itu menjadi sirna bersama perkembangan pemahaman masyarakat tentang ilmu Kung Fu itu sendiri.

    Pembagian hipnoterapi atau hipnotis menjadi dua bagian ini mungkin sering kali hanya sebatas teori saja, karena mungkin saja di lapangan banyak dari ahli hipnotis menggunakan kedua-duanya, atau bahkan mencampurkan kedua jenis hipnotis diatas, klasik & modern. Walau demikian, kita tidak boleh menutup kemungkinan adanya sebagian dari mereka yang tidak mencampurkannya, dan hanya menggunakan jenis kedua yang benar-benar memanfaatkan kerja otak kanan dan otak kiri (otak sadar dan otak bawah sadar).

    Jadi pada hakikatnya, tidak ada jawaban yang baku tentang hipnoterapi atau hipnotis atau hipnosis yang ada di masyarakat. Akan tetapi seyogyanya setiap kejadian tentang hipnoterapi bisa dikaji secara tersendiri, guna diberikan keputusan hukum yang selaras dengannya. 
    Bila padanya terdapat hal-hal yang bertentangan dengan agama, maka yang kita larang sesuai dengan tingkat pelanggarannya. Sebaliknya, bila bila tidak ada yang menyelisihi prinsip agama, maka tidak masalah.


    Sumber utama: www.pengusahamuslim.com

    Sharing is Caring, Please Share:


  • Istilah-istilah Penting Ilmu Hipnotis

    Banyak beredar istilah yang membingungkan bagi sebagian orang yaitu Hipnotis, Hypnotist, Hypnosis dan Hypnotherapy. Mari kita telusuri agar kita lebih memahami dan mengenal istilah itu semua.

    Hipnotis bagi banyak kalangan dikenal sebagai keilmuan yang membuat orang tertidur atau masuk dalam kondisi tidak sadar lalu mengikuti sugesti atau saran dari Si Penghipnotis. Istilah Hipnotis sendiri merujuk pada kata Hypnotist yang berarti Pelaku Hypnosis.

    Dalam literatur bahasa, Hypnosis berasal dari kata Hypnos (Bahasa Yunani) yang artinya Dewa Tidur. Hypnosis dalam kamus J.P Chaplin (Kamus Pegangan untuk Mahasiswa Psikologi) diartikan sebagai keadaan mirip tidur, ditimbulkan secara buatan oleh ahli hipnotis (Hypnotist) dan dicirikan dengan sugestibilitas yang semakin meninggi (peka dan mengikuti terhadap apa yang disarankan ahli hipnotis).

    Sedangkan Hypnotherapy merupakan sarana atau teknik terapi dengan menggunakan metode Hypnosis. Jadi jika disimpulkan maka Hypnosis adalah ilmunya, Hipnotis (Hypnotist) adalah pelakunya (sama dengan Artist, Dentist,imbuhan ist dalam bahasa inggris merujuk pada pelaku), dan Hipnoterapi (Hypnotherapy) adalah pemanfaatan ilmunya untuk terapi.




    Berikut tambahan beberapa istilah dalam ilmu Hipnotis yang sering digunakan:


    v Alpha
    Gelombang otak saat awal memasuki pikiran bawah sadar, kritik menurun dan sugestif.

    v Beta
    Gelombang otak saat manusia dalam kesadaran penuh.

    v Catalepsy
    Keadaan saat sebagian atau seluruh tubuh kaku dan diluar kontrol sadar.

    v Delta
    Tidur nyenyak, tidak sugestif.

    v Deepening
    Teknik memerdalam tingkat trance

    v Forensic Hypnosis
    Hypnosis yang biasa digunakan untuk menggali ingatan untuk sebuah tujuan penyelidikan.

    v Glove Anesthesia
    Keadaan mati rasa sebagian atau seluruh tubuh.

    v Halusinasi Negatif
    Menghilangkan sebuah benda atau wujud dalam pikiran secara mental. Sebenarnya wujud atau benda tersebut ada. 

    v Halusinasi Positif
    Memunculkan sebuah benda atau wujud dalam pikiran secara mental. Sebenarnya wujud atau benda tersebut tidak ada.

    v Hypnoanalisis
    Analisa akar masalah dengan pendekatan hypnosis.

    v Induksi
    Serangkaian proses untuk membawa seseorang menuju trance.

    v Isolasi
    Meminimalkan hubungan seseorang dari lingkungannya agar lebih terfokus pada proses hypnosis.

    v Post Hypnosic Suggestion
    Sugesti hypnosis yang akan muncul efeknya setelah terbangun dari kondisi hipnosis atau sadar.

    v Past Life Regression
    Sebuah kondisi mengalami ingatan kehidupan sebelum kehidupan yang sekarang.

    v Pacing – Leading
    Mengikuti alur pikiran, perasaan, dan tindakan seseorang lalu kemudian mengarahkan pada alur yang diinginkan.

    v Rapid Induction
    Induksi yang cepat membawa untuk menuju trance, biasanya dipakai dalam stage hypnosis.

    v Rapport
    Suasana dan perasaan akrab serta nyaman antara seseorang dengan lawan bicara.

    v Regresi
    Kondisi mental atau ingatan kembali ke waktu yang telah lampau.

    v Stage Hypnosis
    Dikenal juga dengan hypnosis panggung yaitu hypnosis untuk tujuan pertunjukan.

    v Self Hypnosis
    Dikenal juga dengan menghipnotis diri yang bertujuan untuk pemograman diri, menghilangkan stress, dan lain-lain.

    v Shock Induction
    Induksi dengan cara mengejutkan atau membuat klien kaget secara tiba–tiba.

    v Sugesti
    Ide atau saran yang diberikan kepada klien saat mengalami trance.

    v Somnambulisme
    Keadaan saat seseorang mampu mempertahankan keadaan trance dengan keadaan mata terbuka (Theta yang sangat dalam)

    v Theta
    Gelombang bawah sadar yang sangat dalam, kritik nonaktif dan sangat sugestif.

    v Trance
    Kondisi terhipnotis.

    v Trance Level Test
    Serangkaian pengamatan terhadap ciri-ciri khusus pada klien untuk mengetahui tingkat keberadaan gelombang otak.

    v Terminasi
    Mengakhiri hypnosis dan mengembalikan pada kesadaran normal.

    v Time Distortion
    Sebuah keadaan lupa waktu, merasa waktu lebih cepat dari keadaan sebenarnya.

    v Time Retardation
    Sebuah keadaan lupa waktu, merasa waktu lebih lambat dari keadaan sebenarnya.


    Masih banyak istilah lainnya yang digunakan oleh para Hypnotist dan Hypnotherapist, Namun istilah diatas bisa menjadi bekal dasar Anda untuk memahami bidang keilmuan ini.

    Sharing is Caring, Please Share:


  • Sejarah Hipnoterapi dan Ragam Manfaatnya

    Sejarah Hipnotherapi

    Hipnoterapi sampai saat ini masih terus berkembang yang dimulai sejak abad ke-18, mulai dari konsep hipnosis konvensional yang dikembangkan oleh Dr. James Braid sampai dengan hipnoterapi klinis modern yang dikembangkan oleh Dr. Milton H. Erickson sampai terakhir-akhir yang dikembangkan oleh Dr. Dave Elman, Gill Boyne maupun Yapko.

    Dr. Milton H. Erickson pertama kali memperkenalkan bahwa jiwa manusia sangat unik. Tidaklah mudah meminta orang untuk secara langsung menghilangkan kebiasaan buruk yang ingin dia tinggalkan.

    Seperti kita menyampaikan nasihat kepada seseorang yang mengeluh karena dia mempunyai masalah, “Sekarang kamu dapat menyelesaikannya”, atau seseorang yang mempunyai masalah perilaku lalu kita berikan nasihat, “Sekarang perilaku anda sudah berubah menjadi baik”.

    Belum tentu dia akan merubah perilakunya dengan segera. Mungkin ya, untuk sementara, tetapi biasanya kebiasaan itu akan kembali lagi.

    Apalagi jika kita tidak mengetahui akar permasalahannya mengapa dia berperilaku demikian, tidak mengetahui nilai dasar dan keinginan sebenarnya yang dimiliki orang tersebut.

    Jiwa manusia sangat kompleks, setiap orang mempunyai jiwa dan nilai yang unik. Perilaku atau respons seseorang tidak sama dalam menghadapi peristiwa yang berbeda. Bahkan sangat mungkin sekali untuk peristiwa yang sama, perilaku atau respons seseorang yang sama dapat berbeda.

    Hal inilah yang dikembangkan Erickson menuju metode hipnoterapi yang lebih efektif.

    Berkat jasanya dalam mengembangkan metode-metode dalam melakukan terapi klinis dengan metode Hipnoterapi, maka pada tahun 1950-an Hipnotherapi diakui oleh Assosiasi Medis Amerika (AMA) sebagai metode terapi yang sah.

    Pasca Milton H. Erickson, metode ini berkembang terus sampai dengan metode yang berorientasi kepada pasien. Saat ini, metode ini lebih efektif digunakan apalagi digabungkan dengan pola komunikasi yang telah dikembangkan Erickson.




    Dasar-dasar Hipnosis


    Pikiran bawah sadar manusia menyimpan misteri yang luar biasa. Banyak hal yang menyangkut manusia bersumber dari berbagai data dan nilai yang tersimpan di pikiran bawah sadar.

    Pikiran bawah sadar tidak saja terkait dengan perilaku dan mental, tetapi lebih jauh lagi pikiran bawah sadar dapat merubah metabolisme, mempercepat penyembuhan, atau bahkan memperburuk suatu kondisi penyakit.

    Hipnoterapi adalah suatu metode dimana pasien dibimbing untuk melakukan relaksasi, dimana setelah kondisi relaksasi dalam ini tercapai maka secara alamiah gerbang pikiran bawah sadar seseorang akan terbuka lebar, sehingga yang bersangkutan cenderung lebih mudah untuk menerima sugesti / saran penyembuhan yang diberikan.

    Hipnoterapi dapat diterapkan kepada mereka yang memenuhi persyaratan dasar, yaitu:

    (1). Bersedia dengan sukarela
    (2). Memiliki kemampuan untuk fokus dan imajinasi
    (3). Memahami komunikasi verbal

    Untuk memahami hipnosis atau hipnoterapi secara mudah dan benar, sebelumnya kita harus memahami bahwa aktivitas pikiran manusia secara sederhana dikelompokkan dalam 4 wilayah yang dikenal dengan istilah Brainwave, yaitu: Beta, Alpha, Theta, dan Delta

    Beta adalah kondisi pikiran pada saat seseorang sangat aktif dan waspada. Kondisi ini adalah kondisi umum ketika seseorang tengah beraktivitas normal. Frekuensi pikiran pada kondisi ini sekitar 14 – 24 Cps (diukur dengan perangkat EEG).

    Alpha adalah kondisi ketika seseorang tengah fokus pada suatu hal (belajar, mengerjakan suatu kegiatan teknis, menonton televisi), atau pada saat seseorang dalam kondisi relaksasi. Frekuensi pikiran pada kondisi ini sekitar 7 – 14 Cps.

    Theta adalah kondisi relaksasi yang sangat ekstrim, sehingga seakan-akan yang bersangkutan merasa “tertidur”, kondisi ini seperti halnya pada saat seseorang melakukan meditasi yang sangat dalam. Theta juga gelombang pikiran ketika seseorang tertidur dengan bermimpi, atau kondisi REM (Rapid Eye Movement). Frekuensi pikiran pada kondisi ini sekitar 3.5 – 7 Cps

    Delta adalah kondisi tidur normal (tanpa mimpi). Frekuensi pikiran pada kondisi ini sekitar 0.5 – 3.5 Cps

    Kondisi terhipnosis sangat mirip dengan kondisi gelombang pikiran Alpha dan Theta.

    Kondisi Beta, Alpha, dan Theta, merupakan kondisi umum yang berlangsung secara bergantian dalam diri kita. Suatu saat kita di kondisi Beta, kemudian sekian detik kita berpindah ke Alpha, sekian detik berpindah ke Theta, dan kembali lagi ke Beta, dan seterusnya.

    Pada saat setiap orang menuju proses tidur alami, maka yang terjadi adalah gelombang pikiran ini secara perlahan-lahan akan menurun mulai dari Beta, Alpha, Theta, kemudian Delta dimana kita benar-benar mulai tertidur.

    Perpindahan wilayah ini tidak berlangsung dengan cepat, sehingga sebetulnya walaupun seakan-akan seseorang sudah tampak tertidur, mungkin saja ia masih berada di wilayah Theta.

    Pada wilayah Theta seseorang akan merasa tertidur, suara-suara luar tidak dapat didengarkan dengan baik, tetapi justru suara-suara ini didengar dengan sangat baik oleh pikiran bawah sadarnya, dan cenderung menjadi nilai yang permanen, karena tidak disadari oleh “pikiran sadar” yang bersangkutan.


    Penggunaan Hipnosis dalam Bidang Kedokteran

    Seorang yang sakit secara medis, mau sembuh atau tidak mau mengikuti saran dokternya atau tidak, tergantung pada pasien sendiri. Sehebat apapun dokternya, apabila pasien tidak menuruti apa kata dokternya, tentunya sulit untuk sembuh.

    Dalam kasus-kasus tertentu yang bersifat medis non psikis, hipnotherapi bukan suatu bentuk alternatif dari pengobatan, tetapi menjadi pelengkap terhadap proses penyembuhannya

    Sehingga jika secara medis masalah tersebut masih memerlukan pengobatan secara medis maka masih tetap dibutuhkan seorang dokter untuk memberikan obatnya. Seorang hypnotherapist membantu dalam masalah mentalnya.

    Metode hipnotherapi modern dengan orientasi kepada pasien lebih banyak berperan untuk ‘membuka’ kesadaran pasien untuk mengetahui masalah utamanya dan membantu pasien untuk menyembuhkan atau menyelesaikan masalahnya oleh dia sendiri.

    Pasien menjadi lebih merasa nyaman dengan kondisinya dan dapat menerima kondisinya, sehingga tidak mengganggu aktifitasnya atau kegiatannya sehari-hari.

    Medical hypnosis
    atau hipnosis kedokteran kini terbagi atas hipnopromosi (meningkatkan kesehatan dengan hipnosis bagi orang sehat), hipnoprevensi (mencegah gangguan kesehatan dengan hipnosis bagi orang sehat), hypnotherapy (penyehatan dengan hipnosis bagi orang sakit), serta masih ada hipnosis untuk rehabilitasi bagi orang cacat.

    Hipnosis juga digunakan di bidang kebidanan (hypnobirthing) dan kedokteran gigi (hypnodontics).

    Hipnoterapi merupakan salah satu bentuk psikoterapi dalam dunia psikiatri.

    Namun demikian, hipnoterapi juga bisa digunakan pada pasien nonpsikiatrik. Pengobatan model ini bisa digabungkan dengan jenis pengobatan lainnya. Banyak dokter terutama ahli bedah dan anestesi yang terlatih dalam masalah Hipnoterapi. Demikian pula dokter gigi serta para perawat. Sayangnya, hingga kini masih banyak orang yang enggan menjalani hipnoterapi.


    Klien sebagai Subjek

    Orang yang terhipnosis, sebenarnya tidak dalam keadaan tidur sesungguhnya. Walaupun menggunakan perintah berupa kata ‘tidur’, kata itu tidak membuat pasien tidur sesungguhnya.

    Pasien tetap dalam keadaan awake, serta mampu mengobservasi perilakunya selama dalam keadaan hipnosis. Ia menyadari segala sesuatu yang diperintahkan serta dapat menolak sesuatu yang bertentangan dengan keinginan atau norma-norma umum.

    Selain itu, sebelum proses ini dilakukan, telah ada kesepakatan antara pasien dengan penghipnosis untuk melakukan hipnotherapi.

    Melakukan hipnotherapi terhadap pasien sama halnya dengan melakukan terapi lainnya. Pasien harus tahu persis mengapa diperlukan bantuan hipnosis dalam terapinya, serta keunggulan apa yang didapatkan dibandingkan model terapi lainnya.

    Proses Hipnoterapi juga harus dilakukan dengan jelas, terbuka, dan tanpa paksaan.

    Sebelum melakukan hipnosis, pasien harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan fisik, dan bila perlu disusul dengan menjalani pemeriksaan laboratorium (darah, urine, dll).

    Hipnoterapis sebagai fasilitator dan pasien sebagai subjek perlu menjalani kerjasama yang baik sebelum proses hipnosis dimulai. Pemahaman pasien akan maksud dan tujuan Hipnotherapi merupakan kunci efektifitas terapi.

    Karena itu diperlukan informasi yang jelas dan pemahaman yang sama. Hal ini bertujuan agar persepsi yang terbentuk dalam tingkat sadar sejalan dengan persepsi bawah sadar.


    Relaksasi Mendalam sebagai Teknik Hipnosis Modern

    Hipnosis di masa lalu identik dengan kondisi tidur, terbaring, atau tidak bergerak. Pada masa kini, hipnosis lebih ditekankan pada kondisi relaksasi yang dalam, baik secara fisik maupun mental.

    Dalam kondisi hipnosis, lanjutnya, sugesti positif yang ditanamkan disusun dalam kalimat yang sederhana. Karena pada kondisi ini kemampuan seseorang untuk merangkum kalimat demi kalimat mengalami penurunan.


    Kasus yang Dapat Ditangani dengan Hipnotherapi

    Kasus seperti apa saja yang bisa mendapatkan hipnoterapi? Pasien dengan kasus kecemasan dan fobia adalah yang paling sering mendapatkan hipnoterapi. Bagi pasien yang mengalami gangguan kecemasan sehingga cemas pula untuk menelan obat, hipnoterapi adalah tindakan yang utama.

    Gangguan kesehatan bioplasmik (aura dan chakra), sudah tentu harus diatasi dengan hipnoterapi. Ini karena obat-obatan kimia tidak mampu mencapai bioplasmik tersebut.

    Gangguan kesehatan bioplasmik dapat dilihat dari menurunnya ketahanan mental maupun fisik, serta berbagai bentuk alergi.

    Hipnoterapi juga dilakukan untuk pasien dengan gangguan psikosomatik. Sedangkan untuk gangguan fisik murni (somatik), hipnoterapi berperan sebagai penunjang.

    Kasus kebutaan histerik, yakni kebutaan yang timbul setelah mengalami trauma psikis, juga dapat diobati dengan hipnoterapi.

    Seperti halnya jenis terapi lainnya, harus ada indikasi (alasan) untuk menggunakan hipnoterapi. Selain itu, terapi jenis ini digunakan bila manfaatnya lebih besar dari pada kerugian yang mungkin timbul.

    Lebih lanjut, hipnoterapi mempunyai manfaat sebagai berikut: Pada anak-anak, hypnotherapy dapat menghilangkan kebiasaan buruk seperti gigit kuku, menghisap jari, gagap, ngompol, alergi/kulit merah-merah. Hipnoterapi juga diterapkan pada pasien autisme.

    Pada pasien dewasa, hipnoterapi dapat menghilangkan kebiasaan buruk seperti masturbasi, merokok, judi, insomnia, penyakit kulit, kleptomania, phobia, trauma psikologis (kekerasan, perkosaan), serta dapat mempercepat penyembuhan ketergantungan narkoba.

    Disamping itu juga dapat membantu mengatasi luka bakar, melenyapkan timbulnya kutil, serta mampu menyembuhkan penyakit seperti asma, sinusitis, arthritis, mabuk laut, gangguan menstruasi, tekanan darah tinggi, stroke, impotensi, mengatasi rasa sakit (kasus kanker, persalinan, dan cabut gigi).

    Hipnosis juga digunakan untuk mengatasi kecemasan bawah sadar sehingga pasien mampu untuk menghadapi realitas, seperti pada kasus phobia, cemas, gangguan psikomatik, ataupun kebiasaan buruk (bad habits).

    Di bidang psikologi belajar, hipnosis dapat diarahkan untuk meningkatkan konsentrasi, daya ingat, kreatifitas, ataupun kesiapan menghadapi ujian. Sementara di bidang industri, hipnosis bermanfaat untuk meningkatkan mutu SDM sehingga diharapkan mampu menghadapi situasi kompetitif dan efektif dalam menjalani tugas.

    Sharing is Caring, Please Share:


  • PROGRAM KAMI

    Sejak berdiri dari 4 Juli 2014, kami telah mengadakan program-program INHC yaitu:

    HUBUNGI KAMI

    Anda bisa menghubungi kami dari hari Senin sampai Sabtu pada saat jam kerja (09:00 - 17:00).

    Teguh: 0852 2018 8770
    Bima: 0878 2534 3020
    Mega: 0859 5668 4500

    Atau jika diluar jam kerja, silahkan isi form kontak dibawah.

    klikINHC.Com | Hipnoterapi Islami | Komunitas Hipnoterapis Muslim Bandung

    • Kontak :Teguh
    • Phone :0852 2018 8770
    • Alamat :Sukamenak
    • Bandung
    • Email :klikinhc@gmail.com

    Formulir Kontak INHC

    Isi data diri Anda dengan sebenar-benarnya. Agar tim kami bisa dengan mudah menghubungi dan menjawab apa yang Anda tanyakan.