INFO TRAINING PRIVAT HUBUNGI: BIMA (081 222 536 065), TEGUH (0877 85 0000 95)

  • Istilah-istilah Penting Ilmu Hipnotis

    Banyak beredar istilah yang membingungkan bagi sebagian orang yaitu Hipnotis, Hypnotist, Hypnosis dan Hypnotherapy. Mari kita telusuri agar kita lebih memahami dan mengenal istilah itu semua.

    Hipnotis bagi banyak kalangan dikenal sebagai keilmuan yang membuat orang tertidur atau masuk dalam kondisi tidak sadar lalu mengikuti sugesti atau saran dari Si Penghipnotis. Istilah Hipnotis sendiri merujuk pada kata Hypnotist yang berarti Pelaku Hypnosis.

    Dalam literatur bahasa, Hypnosis berasal dari kata Hypnos (Bahasa Yunani) yang artinya Dewa Tidur. Hypnosis dalam kamus J.P Chaplin (Kamus Pegangan untuk Mahasiswa Psikologi) diartikan sebagai keadaan mirip tidur, ditimbulkan secara buatan oleh ahli hipnotis (Hypnotist) dan dicirikan dengan sugestibilitas yang semakin meninggi (peka dan mengikuti terhadap apa yang disarankan ahli hipnotis).

    Sedangkan Hypnotherapy merupakan sarana atau teknik terapi dengan menggunakan metode Hypnosis. Jadi jika disimpulkan maka Hypnosis adalah ilmunya, Hipnotis (Hypnotist) adalah pelakunya (sama dengan Artist, Dentist,imbuhan ist dalam bahasa inggris merujuk pada pelaku), dan Hipnoterapi (Hypnotherapy) adalah pemanfaatan ilmunya untuk terapi.




    Berikut tambahan beberapa istilah dalam ilmu Hipnotis yang sering digunakan:


    v Alpha
    Gelombang otak saat awal memasuki pikiran bawah sadar, kritik menurun dan sugestif.

    v Beta
    Gelombang otak saat manusia dalam kesadaran penuh.

    v Catalepsy
    Keadaan saat sebagian atau seluruh tubuh kaku dan diluar kontrol sadar.

    v Delta
    Tidur nyenyak, tidak sugestif.

    v Deepening
    Teknik memerdalam tingkat trance

    v Forensic Hypnosis
    Hypnosis yang biasa digunakan untuk menggali ingatan untuk sebuah tujuan penyelidikan.

    v Glove Anesthesia
    Keadaan mati rasa sebagian atau seluruh tubuh.

    v Halusinasi Negatif
    Menghilangkan sebuah benda atau wujud dalam pikiran secara mental. Sebenarnya wujud atau benda tersebut ada. 

    v Halusinasi Positif
    Memunculkan sebuah benda atau wujud dalam pikiran secara mental. Sebenarnya wujud atau benda tersebut tidak ada.

    v Hypnoanalisis
    Analisa akar masalah dengan pendekatan hypnosis.

    v Induksi
    Serangkaian proses untuk membawa seseorang menuju trance.

    v Isolasi
    Meminimalkan hubungan seseorang dari lingkungannya agar lebih terfokus pada proses hypnosis.

    v Post Hypnosic Suggestion
    Sugesti hypnosis yang akan muncul efeknya setelah terbangun dari kondisi hipnosis atau sadar.

    v Past Life Regression
    Sebuah kondisi mengalami ingatan kehidupan sebelum kehidupan yang sekarang.

    v Pacing – Leading
    Mengikuti alur pikiran, perasaan, dan tindakan seseorang lalu kemudian mengarahkan pada alur yang diinginkan.

    v Rapid Induction
    Induksi yang cepat membawa untuk menuju trance, biasanya dipakai dalam stage hypnosis.

    v Rapport
    Suasana dan perasaan akrab serta nyaman antara seseorang dengan lawan bicara.

    v Regresi
    Kondisi mental atau ingatan kembali ke waktu yang telah lampau.

    v Stage Hypnosis
    Dikenal juga dengan hypnosis panggung yaitu hypnosis untuk tujuan pertunjukan.

    v Self Hypnosis
    Dikenal juga dengan menghipnotis diri yang bertujuan untuk pemograman diri, menghilangkan stress, dan lain-lain.

    v Shock Induction
    Induksi dengan cara mengejutkan atau membuat klien kaget secara tiba–tiba.

    v Sugesti
    Ide atau saran yang diberikan kepada klien saat mengalami trance.

    v Somnambulisme
    Keadaan saat seseorang mampu mempertahankan keadaan trance dengan keadaan mata terbuka (Theta yang sangat dalam)

    v Theta
    Gelombang bawah sadar yang sangat dalam, kritik nonaktif dan sangat sugestif.

    v Trance
    Kondisi terhipnotis.

    v Trance Level Test
    Serangkaian pengamatan terhadap ciri-ciri khusus pada klien untuk mengetahui tingkat keberadaan gelombang otak.

    v Terminasi
    Mengakhiri hypnosis dan mengembalikan pada kesadaran normal.

    v Time Distortion
    Sebuah keadaan lupa waktu, merasa waktu lebih cepat dari keadaan sebenarnya.

    v Time Retardation
    Sebuah keadaan lupa waktu, merasa waktu lebih lambat dari keadaan sebenarnya.


    Masih banyak istilah lainnya yang digunakan oleh para Hypnotist dan Hypnotherapist, Namun istilah diatas bisa menjadi bekal dasar Anda untuk memahami bidang keilmuan ini.

    Sharing is Caring, Please Share:


  • 0 komentar:

    Posting Komentar